Assalamu'alaikum wr.wb...
.
.
Sebuah kebahagiaan bagi saya untuk bisa menulis diblog ini, me_review ringkas dari buku TANAH SURGA YANG TERLUKA. ^_^
Sebuah buku yang mengisahkan seorang perempuan yang berkesempatan untuk menginjakkan kaki ditanah subur Gaza, Palestine.
.
MasyaAllah...
MasyaAllah... Tak henti bibir ini berucap.
Sangat..sangat.. luar biasa seorang Perempuan tangguh telah menejelajahi sebuah Negeri yang tak lekang dari pertumpahan darah, negeri yang terkecam, bahkan untuk masuk kesana sangat banyak persyaratan ini dan itu, dikawal ketat oleh penjajah Yahudi. Siapa lagi kalau bukan mbak Emmy Hamidiyah, ya dia wanita yang pernah masuk ketanah surga, Gaza.
Bahkan sedikit pun tak pernah terbayangkan oleh dia untuk bisa menginjakkan kaki ketanah Surga Dunia itu. Namun atas izin Allah SWT "kun fayakun" Terjadilah.. Maka terjadi, itulah sebuah keajaiban bagi Mbak Emmy bisa merasakan negeri dengan udara yang sejuk, permandangan pasir kuning kecoklatan yang luas, buah kurma, zaitun dan anggur yang tumbuh berselang seling dipinggiran negri kecil itu, ditambah lagi lautan luas Mediterania yang membentang disepanjang jalur Gaza. MasyaAllah.. Sangat indah bukan? Betapa sangat indahnya lagi jika mereka merdeka.
Satu pasang mata yang Allah ciptakan ini tak henti2nya mengeluarkan butiran bening. Kenapa tidak, negri indah ini harus berselimuti darah jihad dari mujahid/ah yang rela mati untuk tetap mempertahankan tanah kelahirannya, tanah ummat muslim, tanah surga yang Allah ciptakan di Dunia.
Buku mbak Emmy yang membuat orang2 terutama saya tak henti2nya mengeluarkan air mata, iya! Air mata haru dan memotivasi kita untuk tetap semangat. Apalagi bagi kita yang tinggal di negara2 merdeka, bersyukurlah tak ada darah yang harus ditumpahkan, bersyukur masih bisa merasakan keluarga yang utuh, pemandangan yang asri (terutama didesa/perkampungan) berbanding terbalik dengan Mereka-mereka yang tinggal di Gaza. :'(
Emmy sangat luar biasa, beliau berhasil memadukan perasaan romantisme untuk berjihad di satu sisi dengan paranoid membayangkan sniper yang membidikkan senapan di kegelapan malam. Paranoid semakin bertambah begitu tau ultimatum israel : para relawan harus segera keluar Gaza! Emmy bisa keluar dari gaza sebelum gerbang isolasi ditutup kembali. Hasilnya adalah dibuku ini. Ini salah satu catatan perjalanan paling menarik yang diterbitkan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir (Dr. Zaim uchrowi)
Setelah membaca bukunya aku membayangkan bisa menginjakkan kaki ditanah Surga itu, Gaza.
Salam hangat..
Yolli Andriani
Jum'at 22 Februari 2019